MARKET OVERVIEW
LIVE
MEMUAT...
Total Saham
—
↗ klik lihat semua
Undervalue (UV)
—
↗ score ≥ 70
Score Rata-rata
—
avg AI score
Danger Zone
—
↗ klik lihat daftar
Fair Value
—
↗ score 50-69
Top Candidate
—
↗ klik buka detail
Vol Total
—
miliar saham
IHSG · Jakarta Composite Index
LOADING
—
—
Memuat data...
Pasar—
—
SEARCH & FILTER
klik untuk expand
▼
Memuat Whale Alert...
⚡
BPJS - DAY TRADE
—
Memuat BPJS Day Trade...
ULTIMATE SCORE — FOR LONG TERM
—
Upload data IDX untuk melihat ranking
STOCK DATABASE
958 EMITEN IDX
| # | Kode | Nama | Sektor | Score ▾ | PER | PBV | ROE% | ROA% | DER | NPM% | Mkt Cap | Harga | 1D% | 52W% | Trend | Status | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Upload file data IDX (.xlsx/.csv) untuk mulai screening. | |||||||||||||||||
BANDARMOLOGY
MARKET INTEL
DISCLAIMER
Signal untuk fitur emiten yang ada di sini tidak difilter melalui analisa fundamental.
Hanya berdasarkan data aktual perilaku asing dari IDX.
Mohon sesuaikan risiko masing-masing.
🔍
ANOMALY STRUCTURAL
Bid tebal · Offer tipis · ATS tinggi · Net asing positif
TOP 10
Data belum diupdate hari ini
Join grup Telegram kami dan chat:
"Tolong Update Data Net Foreign Asing"
t.me/ihsgscreener
"Tolong Update Data Net Foreign Asing"
KRAKEN FLOW
ORCA SYSTEM
Orderflow & Reversal Calculation Algorithm
Filter Order Flow — Bandarmology
3 Hari
Parameter · bisa dikombinasikan · Top 25 per filter
Durasi · max 7 hari
Market Cap · maksimal Semua
Hasil ORCA
—
⬢
Pilih minimal satu filter, lalu jalankan.Data diambil dari snapshot Bandarmology terakhir.
BROKER STALKER
Lacak aktivitas broker · net buy–sell · kalender harian
BROKER STALKER
DATA LIVE
Analisa movement broker melalui net buy–sell, distribusi, dan dinamika aktivitas antar Stocks
ASING INSTITUSIONAL
LOKAL KUAT
BROKER ACTIVITY TRACKER
Masukkan kode broker dan pilih periode
Tekan ▶ LACAK BROKER untuk melihat aktivitas lengkap
Tekan ▶ LACAK BROKER untuk melihat aktivitas lengkap
AK = UBS
YU = CIMB
BK = JP Morgan
ZP = Morgan Stanley
RUNNING TRADE
LIVE FEED
Aliran transaksi match order Bursa Efek Indonesia
Status & Top 5 Teraktif
—
Combo Akumulasi
0 sinyal
Belum ada combo terdeteksi hari ini.
Aliran Transaksi
0 baris
| Waktu | Kode | Aksi | Harga | Lot | Nilai |
|---|
Menunggu data transaksi…
SMART PICK
AI SCREENER
Area Demand
Saham profitabel + volume tinggi di area support 52W — siap bounce
Area Demand Zone
Volume Tinggi
Wajib ≥ Rp1 M/hari
Tanpa volume, susah naik
Tanpa volume, susah naik
Saham Hidup
Harga ≥ Rp100 · tidak rugi
Range 52W ≥ 15% (buang gocap)
Range 52W ≥ 15% (buang gocap)
Reaksi di Support
Bounce / hold hari ini
Chg1D > -4% (bukan dump)
Chg1D > -4% (bukan dump)
Volume Spike
Badge otomatis muncul jika volume meledak vs rata-rata (2x–5x+) — smart money serap di area support.
Skor Zona
Support 25 · Reaksi 20 · Volume 25
Pullback 15 · Struktur 15 (multi-minggu = bonus)
Pullback 15 · Struktur 15 (multi-minggu = bonus)
Throwback / Retest Breakout
Sudah breakout lalu pullback ke support — bounce dari retest
Throwback / Retest Breakout
Definisi
Saham yang sudah breakout uptrend menengah, lalu turun kembali (pullback) menguji area breakout sebagai support baru, dan mulai memantul.
Filter
Posisi 45–90% range 52W (zona atas)
1D ≥ 0 (hold / hijau)
Uptrend & pullback (chg13W/26W/4W) = bonus skor
1D ≥ 0 (hold / hijau)
Uptrend & pullback (chg13W/26W/4W) = bonus skor
Scoring
Kekuatan uptrend · Kualitas retest (pullback sehat −3…−12%) · Posisi zona retest · Bounce hari ini · Volume
Sinyal Kuat
Uptrend >30% + retest sehat + posisi 60–80% + bounce >2% = retest berkualitas.
Liquidity Sweep
Sapu bawah support lalu reversal tajam — stop hunt bandar
Liquidity Sweep
Definisi
Harga menyapu ke bawah zona 52W low (stop hunt / grab likuiditas), lalu berbalik naik tajam di hari yang sama dengan volume tinggi.
Filter
Posisi < 30% range 52W (zona bawah)
1D > +1% (reversal) · Vol ≥ Rp100jt
Drop 4W & volume spike = bonus skor
1D > +1% (reversal) · Vol ≥ Rp100jt
Drop 4W & volume spike = bonus skor
Scoring
Kedalaman sweep · Ketajaman drop · Kekuatan reversal hari ini · Volume spike vs median
Sinyal Kuat
Posisi <8% + drop >15% + reversal >5% + volume >5x median = sweep + reversal kuat.
Bull Divergence
Harga turun tapi momentum berbalik naik — sinyal reversal
Bull Divergence Detector
Definisi
Harga di zona bawah 52W (oversold/downtrend) tapi hari ini naik dengan volume tinggi — sinyal akumulasi & reversal.
Filter
Posisi harga < 55% range 52W
chg1D harus positif (hijau)
Volume transaksi ≥ Rp100jt/hari
chg1D harus positif (hijau)
Volume transaksi ≥ Rp100jt/hari
Scoring
Makin dekat 52W low = makin tinggi skor · Volume spike vs median pasar · Kenaikan hari ini (%)
Sinyal Kuat
Harga < 20% dari 52W low + naik >3% + volume >5x median = divergence sangat kuat.
Early Breakout
Volume meledak + harga tembus resistance — sinyal breakout awal
Early Breakout Detector
Definisi
Harga mendekati / menembus 52W high dengan volume meledak hari ini — konfirmasi breakout nyata bukan fake.
Filter
Posisi harga > 50% range 52W
chg1D harus positif (hijau)
Volume transaksi ≥ Rp100jt/hari
chg1D harus positif (hijau)
Volume transaksi ≥ Rp100jt/hari
Scoring
Makin dekat 52W high = makin tinggi skor · Volume breakout vs median pasar · Kenaikan hari ini (%)
Sinyal Kuat
Harga > 85% dari range 52W + naik >4% + volume >5x median = breakout dikonfirmasi.
MY WATCHLIST
PERSONAL
| # | Kode | Nama | Sektor | Score | Tgl Favorit | Harga Entry | Harga Kini | P&L % | 1D% | 52W% | Status | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Belum ada saham di favorit. Klik di tabel screener untuk menambahkan. | ||||||||||||
PANDUAN LENGKAP
IHSG SCREENER
Tutorial Pemula — Mulai dari Sini
Apa itu IHSG Screener?
Ini alat penyaring, bukan robot yang menyuruh beli. Tugasnya menyaring ~958 emiten IDX
menjadi belasan yang layak Anda lihat lebih dekat. Keputusan beli/jual tetap 100% di tangan Anda.
Alur kerja yang disarankan URUTAN
- Buka Dashboard — lihat kondisi pasar hari ini secara umum. Ini menentukan seberapa agresif Anda hari itu.
- Kumpulkan nama emiten dari fitur pencari kandidat: Smart Pick AI, Bandarmology, BSJP Prime Insight, BPJS Day Trade, atau Entry Price Scanner. Ambil 3–5 nama yang paling sering muncul.
- Verifikasi di Broker Stalker → Lacak Saham — masukkan kode emitennya, lihat siapa yang akumulasi dan siapa yang distribusi. Perhatikan harga rata-rata broker masuk dan seberapa konsisten dia beli. Konfirmasi tambahan: cek juga di KRAKEN FLOW.
- Analisa mendalam di Desktop Mode — Valuasi, Broker Flow, Technical Analysis, Seasonality, sampai Trading Plan lengkap dengan zona entry, target, dan stop loss.
- Simpan ke Favorit dan pantau pergerakannya keesokan hari — atau beberapa hari — sebelum benar-benar eksekusi.
Langkah 2 hanya mengumpulkan kandidat, langkah 3 dan 4 yang menyaring. Banyak pemula berhenti di langkah 2 lalu langsung beli — di situlah kesalahan paling sering terjadi.
Kalau satu nama muncul di lebih dari satu fitur sekaligus, itu konfirmasi ganda — biasanya kandidat yang paling layak diprioritaskan.
Peta fitur: mana pencari, mana penyaring ORIENTASI
- PENCARI
- Smart Pick AI · Bandarmology · BSJP · BPJS · Entry Price Scanner
melempar nama kandidat ke meja Anda - PENYARING
- KRAKEN FLOW · Broker Stalker (Lacak Saham) · Desktop Mode
membuktikan apakah kandidat itu layak - PEMANTAU
- Favorit / Watchlist · Sentiment & News
menjaga Anda tetap tahu perkembangan
7 hal yang selalu dicek, apa pun fiturnya
- Likuiditas — di bawah Rp1 M/hari, harga sulit naik dan Anda sulit keluar saat butuh jual.
- Posisi harga — di mana harga dalam rentang 52 minggu? Dekat bawah = area beli, dekat atas = hati-hati.
- Reaksi hari ini — hijau atau setidaknya bertahan. Jangan menangkap pisau jatuh.
- Jejak bandar — ada broker/asing yang mengumpulkan?
- Trading Plan — sudah jelas zona entry, target, dan stop loss-nya? Kalau belum tahu di harga berapa Anda keluar, jangan masuk.
- Broker Flow — garis net kumulatif menanjak konsisten, atau sudah mendatar/menurun? Garis berbalik turun = distribusi mulai jalan.
- Support & Resistance — jarak harga ke support (batas rugi) dan ke resistance (batas untung) menentukan apakah risk/reward masuk akal.
Tiga poin terakhir tersedia dalam satu layar di Desktop Mode. Itulah alasan langkah 4 tidak boleh dilewati.
Skor vs Momentum — Salah Paham Paling Umum
Skor hanyalah nilai FUNDAMENTAL PENTING
Skor 0–100 (Undervalue / Fair / Danger Zone) hanya menilai kesehatan dan kemurahan perusahaan
— PER, PBV, ROE, ROA, DER, NPM. Skor ini tidak tahu apa-apa soal ke mana harga bergerak minggu ini.
Sebaliknya, emiten yang muncul di KRAKEN FLOW, Bandarmology, BSJP, dan BPJS adalah emiten yang sedang on trend. Kenyataannya, emiten seperti ini sering bergerak tanpa dasar fundamental yang baik — yang menggerakkannya adalah momentum berita, sentimen sesaat, dan efek FOMO, bukan laporan keuangan.
Sebaliknya, emiten yang muncul di KRAKEN FLOW, Bandarmology, BSJP, dan BPJS adalah emiten yang sedang on trend. Kenyataannya, emiten seperti ini sering bergerak tanpa dasar fundamental yang baik — yang menggerakkannya adalah momentum berita, sentimen sesaat, dan efek FOMO, bukan laporan keuangan.
Jangan heran kalau ada saham berskor rendah (bahkan Danger Zone) tapi harganya terbang. Itu bukan bug — itu memang dua hal berbeda yang diukur.
Kalau Anda masuk ke emiten on-trend berfundamental buruk, Anda sedang ikut momentum, bukan berinvestasi. Momentum bisa berhenti kapan saja tanpa aba-aba, dan tidak ada nilai fundamental yang menahan harga di bawah. Wajib punya stop loss, dan porsinya harus kecil.
Dua gaya, jangan dicampur RINGKASAN
- INVESTASI
- Berpegang pada Skor / Ultimate Score, Dashboard, Statistik Kunci. Horizon bulanan–tahunan. Yang dibeli: perusahaannya.
- MOMENTUM
- Berpegang pada KRAKEN, Bandarmology, BSJP, BPJS. Horizon harian–mingguan. Yang dibeli: pergerakannya. Wajib stop loss.
Boleh melakukan keduanya — tapi pisahkan modalnya dan pisahkan catatannya. Masalah muncul ketika seseorang membeli karena momentum, lalu saat rugi berpindah alasan menjadi "tidak apa-apa, ini investasi jangka panjang".
Smart Pick AI — 5 Kategori
Cara pakai
- Pilih kategori yang cocok dengan gaya Anda.
- Klik ⓘ Kriteria di kartu untuk tahu persis filter yang dipakai.
- Klik saham mana pun untuk membuka detail lengkapnya.
Jangan pakai kelima kategori sekaligus. Pilih satu yang sesuai karakter Anda, dan konsisten selama beberapa minggu.
Area Demand PALING AMAN
Saham tidak rugi, volume besar, harga sedang di area support bawah. Ibarat beli barang bagus saat diskon.
- Harga di paruh bawah rentang 52 minggu (≤55%)
- Perusahaan untung (NPM ≥ 0 & ROE ≥ 0)
- Nilai transaksi wajib ≥ Rp1 M/hari
- Harga ≥ Rp100 (menghindari gocap mati suri)
- Hari ini bertahan / memantul, bukan anjlok
Throwback / Retest TREN LANJUTAN
Sudah naik, lalu turun sebentar menguji harga breakout-nya, sekarang mulai naik lagi.
Pola klasik: naik → istirahat → lanjut naik. Ideal: koreksi sehat −3% s/d −12% lalu memantul dengan volume.
Bull Divergence RISIKO SEDANG
Harga masih di zona lemah tapi indikator mulai menguat — tanda tenaga jual mulai habis.
Titik balik sering gagal di percobaan pertama. Tunggu konfirmasi: candle hijau kuat disertai volume naik.
Early Breakout MOMENTUM
Baru mulai menembus resistance di zona atas — ikut tren sebelum ramai.
Kalau masuk di sini, wajib punya stop loss di bawah level breakout.
Liquidity Sweep AGRESIF
Harga sempat menyapu ke bawah titik terendah 52 minggu (memancing stop loss orang lain), lalu berbalik naik tajam hari itu juga dengan volume besar.
Kategori paling berisiko. Lewati saja kalau Anda masih baru.
Entry Price Scanner
Logika di baliknya KUNCI
Setiap broker punya harga rata-rata beli (VWAP Buy) = total nilai beli ÷ total volume beli.
Kalau harga sekarang di bawah rata-rata broker itu, broker tersebut sedang rugi. Orang yang rugi cenderung menahan atau menambah, bukan menjual murah. Sebaliknya, kalau harga sudah jauh di atas rata-rata mereka, mereka sudah untung dan rawan ambil untung — saham seperti itu dilewati.
Kalau harga sekarang di bawah rata-rata broker itu, broker tersebut sedang rugi. Orang yang rugi cenderung menahan atau menambah, bukan menjual murah. Sebaliknya, kalau harga sudah jauh di atas rata-rata mereka, mereka sudah untung dan rawan ambil untung — saham seperti itu dilewati.
- NYANGKUT
- Harga di bawah VWAP bandar. Ada dorongan mempertahankan harga.
- DI AREA
- Harga masih dalam ±3% dari VWAP. Level ini biasanya dijaga.
Cara pakai
- Buka halaman Entry Price Scanner — hasil scan terbaru sudah tersedia otomatis, Anda tidak perlu menjalankan apa pun.
- Atur filter sesuai kebutuhan (periode, broker, konvergensi, tanjakan, minimal akumulasi).
- Semua filter berjalan instan — bebas diutak-atik tanpa menunggu.
Tombol SCAN SEKARANG hanya dapat dijalankan oleh admin, karena satu kali scan menyapu seluruh emiten sekaligus. Yang Anda lihat adalah hasil scan terakhir yang sudah disiapkan — sekali jalan sudah mencakup semua kombinasi: 3 periode (1 minggu, 2 minggu, 1 bulan) × asing, lokal, dan keduanya.
Arti tiap filter
- PERIODE
- Rentang data broker: 1 minggu / 2 minggu / 1 bulan.
- BROKER
- Asing, Lokal, atau Keduanya.
- KONVERGENSI
- Menyatu = harga mendekati VWAP (bagus). Menjauh = harga menjauh.
- TANJAKAN 10H
- ▲ Menanjak = garis akumulasi broker 10 hari terakhir naik terus. Sinyal paling berguna.
- MIN AKUM
- Nilai akumulasi minimal. Makin besar makin serius bandarnya.
- URUT
- Bisa digabung. Kombinasi favorit: Terdekat VWAP + Tanjakan 10H.
Saham berharga di bawah Rp80 dan sektor Properties & Real Estate diblokir otomatis untuk mengurangi jebakan.
Broker Stalker — Lacak Saham & Tab Custom
Dua mode, dua pertanyaan berbeda PENTING
- Lacak Saham
- "Emiten ini sedang dikumpulkan siapa?" — ini yang dipakai di langkah 3 alur kerja.
- Lacak Broker
- "Broker ini sedang pegang saham apa saja?" — untuk membuntuti satu broker favorit.
Mode Lacak Saham — verifikasi kandidat TIAP HARI
- Masukkan kode emiten yang Anda dapat dari langkah 2.
- Atur rentang tanggal — mulai dari 5–10 hari terakhir.
- Lihat sisi akumulasi (yang beli) dan distribusi (yang jual).
- Catat harga rata-rata broker yang akumulasi. Bandingkan dengan harga sekarang.
- Cek konsistensinya di kalender harian — beli 3–5 hari berturut-turut jauh lebih bermakna daripada beli besar sekali lalu diam.
Kalau harga sekarang masih di bawah atau setara harga rata-rata broker yang akumulasi konsisten, posisi Anda relatif sejajar dengan mereka. Kalau harga sudah jauh di atas rata-rata mereka, Anda masuk lebih mahal daripada bandarnya.
Mode Lacak Broker
- Ketik kode broker (ZP, YP, AK, RX, dll) — daftar muncul otomatis saat mengetik.
- Lihat daftar saham dengan net beli/jual broker itu beserta kalender hariannya.
- Buka tab Custom (screening manual) untuk menyaring lebih tajam — terutama untuk menemukan emiten yang belum dijual oleh bandar.
Broker asing besar (ZP, YP, CS, RX, KZ) paling menarik dipantau. Broker yang konsisten membeli saham sama 3–5 hari berturut-turut = akumulasi terencana, bukan kebetulan.
Tab Custom — mencari barang yang belum dilepas SENJATA UTAMA
Filter bisa digabung — klik untuk menyalakan/mematikan.
- 0 Sell
- Yang paling penting. Broker beli tapi sama sekali belum menjual di periode itu — barang masih dipegang penuh, belum ada distribusi.
- Net Val +
- Posisi bersihnya beli, bukan jual.
- PnL % (+)
- Broker sedang untung — harga sudah di atas rata-ratanya.
- PnL % (−)
- Broker sedang rugi / nyangkut — harga masih di bawah rata-ratanya.
- High Sell
- Justru banyak dijual — dipakai untuk menghindari, bukan mencari.
Kombinasi paling sering dipakai: 0 Sell + PnL % (−). Broker sudah mengumpulkan barang, belum melepas sepotong pun, dan masih rugi. Selama dia belum untung, dorongan menjual murah kecil.
0 Sell + PnL % (+) besar berarti broker sudah untung banyak tapi belum ambil untung. Bisa berarti dia yakin harga masih naik — bisa juga distribusi belum dimulai tapi sebentar lagi.
KRAKEN FLOW (ORCA)
Cara pakai PENYARING
- Pilih minimal satu filter dari daftar parameter (bisa digabung).
- Atur durasi (1–7 hari) dan batas kapitalisasi pasar bila perlu.
- Jalankan. Hasilnya menampilkan Top 25 per filter.
Makin banyak filter digabung, makin sedikit dan makin selektif hasilnya. Kalau hasilnya kosong, kurangi filternya.
Arti tiap parameter
- High Bid/Offer
- Antrian beli jauh lebih tebal dari antrian jual — ada yang menampung.
- High ATS
- Average Trade Size besar = transaksi per eksekusi besar = pemain besar, bukan ritel.
- No Sell
- Nyaris tidak ada tekanan jual pada periode itu.
- Close High
- Ditutup di harga tertinggi hari itu — tanda kekuatan.
- High Non-Regular
- Banyak transaksi crossing/negosiasi di luar pasar reguler.
- Top Volume / Freq
- Paling ramai secara volume atau frekuensi transaksi.
- Foreign +
- Asing net beli pada periode itu.
- Offer's Slender
- Antrian jual menipis drastis — sedikit yang mau melepas barang.
Desktop Mode (Terminal Analisa)
Isi kolom kiri & kanan
- Skor Intelijen AI
- Skor 0–100 + label UNDERVALUE / FAIR / DANGER, plus estimasi harga wajar.
- Statistik Kunci
- PER, PBV, ROE, ROA, DER, EPS dengan penilaian bahasa Indonesia.
- Rencana Trading
- Zona entry, target, stop loss, rasio risk/reward.
- Support/Resistance
- Level harga penting.
- Grafik Harga
- TradingView, atau mode "Chart + Level".
- Transaksi Broker
- Tabel broker beli/jual lengkap: B.val, B.lot, B.avg.
- Broker Flow
- Grafik alur net kumulatif tiap broker. Garis menanjak terus = akumulasi konsisten.
- Seasonality
- Pola musiman: bulan apa saham ini biasanya naik.
Membaca Rencana Trading CONTOH
Misal tertulis: Zona entry 108–112, Target 155, Stop loss 94, Risk/reward 1:3.
Artinya: beli di rentang 108–112. Kalau naik ke 155 untung sekitar 42%. Kalau turun ke 94, keluar dengan rugi sekitar 14%. Rasio 1:3 artinya potensi untung tiga kali lipat potensi rugi.
Artinya: beli di rentang 108–112. Kalau naik ke 155 untung sekitar 42%. Kalau turun ke 94, keluar dengan rugi sekitar 14%. Rasio 1:3 artinya potensi untung tiga kali lipat potensi rugi.
Angka stop loss hanya berguna kalau Anda benar-benar mematuhinya. Trader pemula paling sering rugi besar bukan karena salah pilih saham, tapi karena menolak keluar saat sudah rugi.
Kalau tanggal broker terlihat lama
Data broker mengikuti hari bursa terakhir yang tersedia. Kalau Anda membuka saat akhir pekan atau
hari libur, wajar tanggalnya mundur. Anda juga bisa mengatur tanggalnya sendiri lewat dua kotak tanggal di atas tabel.
Checklist Sebelum Beli
Centang satu per satu SIMPAN
- Nilai transaksi harian ≥ Rp1 miliar?
- Perusahaan tidak sedang rugi (NPM & ROE positif)?
- Harga di paruh bawah rentang 52 minggu, bukan sudah di puncak?
- Ada jejak akumulasi (asing / broker / insider)?
- Broker yang akumulasi belum melepas barang (0 Sell)?
- Hari ini hijau atau setidaknya bertahan?
- Sudah tahu harga stop loss saya di angka berapa?
- Rasio risk/reward minimal 1:2?
- Nilai posisi ini masih wajar dibanding total modal saya?
- Tidak ada berita buruk terbaru soal emiten ini?
Kalau ada satu saja kotak yang belum tercentang, tidak apa-apa melewatkan saham itu. Selalu ada kesempatan berikutnya — modal yang habis jauh lebih sulit diganti.
3 kesalahan pemula yang paling mahal HINDARI
- Beli karena skornya tinggi saja — tanpa melihat chart, berita, dan likuiditasnya.
- Tidak punya stop loss — lalu "menahan sampai balik modal" selama bertahun-tahun.
- Masuk terlalu besar di satu saham — satu kesalahan langsung menghapus banyak keuntungan sebelumnya.
AI Intelligence Score
Apa itu AI Intelligence Score?
Score 0–100 yang dihitung otomatis dari 5 pilar fundamental. Semakin tinggi score, semakin menarik saham tersebut secara fundamental dan valuasi. Bukan rekomendasi beli/jual — gunakan sebagai alat bantu riset.
Bagaimana cara menghitung AI Score?
Score dihitung dari 5 pilar:
Profitabilitas (30 poin) — ROE, NPM, ROA. Seberapa efisien perusahaan menghasilkan laba.
Valuasi Relatif (25 poin) — PER dan PBV dibandingkan median sektor. Apakah harga murah vs peers.
Kesehatan Keuangan (20 poin) — DER (debt to equity). Seberapa sehat struktur utang.
Likuiditas (15 poin) — Volume transaksi harian. Apakah saham mudah dibeli/dijual.
Konfirmasi Pasar (10 poin) — Momentum harga 1–6 bulan.
Total maksimal = 100 poin.
Profitabilitas (30 poin) — ROE, NPM, ROA. Seberapa efisien perusahaan menghasilkan laba.
Valuasi Relatif (25 poin) — PER dan PBV dibandingkan median sektor. Apakah harga murah vs peers.
Kesehatan Keuangan (20 poin) — DER (debt to equity). Seberapa sehat struktur utang.
Likuiditas (15 poin) — Volume transaksi harian. Apakah saham mudah dibeli/dijual.
Konfirmasi Pasar (10 poin) — Momentum harga 1–6 bulan.
Total maksimal = 100 poin.
Apa arti label Undervalue, Fair, Overvalue?
UNDERVALUE (Score ≥70) — Fundamental kuat, valuasi menarik.
FAIR (Score 50–69) — Fundamental cukup baik, harga wajar.
KURANG MENARIK (Score <40) — Fundamental lemah atau valuasi mahal.
DANGER ZONE — DER sangat tinggi + margin negatif, atau rugi besar. Hindari.
FAIR (Score 50–69) — Fundamental cukup baik, harga wajar.
KURANG MENARIK (Score <40) — Fundamental lemah atau valuasi mahal.
DANGER ZONE — DER sangat tinggi + margin negatif, atau rugi besar. Hindari.
Istilah Fundamental
PER (Price to Earnings Ratio)
Definisi: Harga saham dibagi Earnings Per Share (EPS). Berapa kali investor bersedia membayar per rupiah laba.
Panduan Baca: PER <10x = sangat murah · 10–20x = wajar · >25x = premium. Bandingkan dengan rata-rata sektor.
PBV (Price to Book Value)
Definisi: Harga saham dibagi nilai buku per saham. Apakah harga pasar di atas atau di bawah nilai aset bersih.
Panduan Baca: PBV <1x = di bawah nilai aset · 1–3x = wajar · >3x = premium (perlu ROE tinggi).
ROE (Return on Equity)
Definisi: Laba bersih dibagi ekuitas. Efisiensi manajemen menggunakan modal investor untuk menghasilkan laba.
Panduan Baca: ROE >15% = bagus · >20% = sangat bagus · <8% = lemah. Perhatikan konsistensinya.
ROA (Return on Assets)
Definisi: Laba bersih dibagi total aset. Seberapa efisien perusahaan menggunakan seluruh asetnya.
Panduan Baca: ROA >10% = sangat efisien · 5–10% = baik · <5% = kurang efisien.
NPM (Net Profit Margin)
Definisi: Laba bersih dibagi total pendapatan. Berapa persen dari setiap Rp1 penjualan yang menjadi laba bersih.
Panduan Baca: NPM >15% = premium · 5–15% = normal · <5% = tipis · <0% = rugi.
DER (Debt to Equity Ratio)
Definisi: Total utang dibagi ekuitas. Seberapa besar perusahaan menggunakan utang untuk membiayai operasinya.
Panduan Baca: DER <1x = konservatif · 1–2x = moderat · >2x = agresif. Perbankan & properti wajar punya DER tinggi.
Market Cap (Kapitalisasi Pasar)
Definisi: Harga saham × jumlah saham beredar. Total nilai pasar seluruh saham perusahaan.
Panduan Baca: >Rp10T = Big Cap · Rp1–10T = Mid Cap · <Rp1T = Small Cap.
Sistem Rekomendasi
Bagaimana rekomendasi BUY/SELL dihitung?
Rekomendasi dihitung dari dua komponen:
Fundamental Score (0–60 poin) — dari AI Score, ROE, NPM, DER.
Teknikal Score (0–40 poin) — dari momentum 52W/4W, posisi harga di range 52W, pergerakan harian.
STRONG BUY (≥82) — Fundamental & teknikal sangat kuat.
BUY (62–81) — Menarik untuk akumulasi.
WAIT & SEE (42–61) — Tunggu konfirmasi.
REDUCE (25–41) — Pertimbangkan kurangi posisi.
STRONG SELL (<25) — Fundamental & teknikal lemah.
Fundamental Score (0–60 poin) — dari AI Score, ROE, NPM, DER.
Teknikal Score (0–40 poin) — dari momentum 52W/4W, posisi harga di range 52W, pergerakan harian.
STRONG BUY (≥82) — Fundamental & teknikal sangat kuat.
BUY (62–81) — Menarik untuk akumulasi.
WAIT & SEE (42–61) — Tunggu konfirmasi.
REDUCE (25–41) — Pertimbangkan kurangi posisi.
STRONG SELL (<25) — Fundamental & teknikal lemah.
Apakah rekomendasi ini akurat 100%?
Tidak ada sistem yang akurat 100%. Rekomendasi dihitung dari data historis — tidak memperhitungkan sentimen pasar, berita terkini, atau kondisi makroekonomi. Gunakan sebagai alat bantu riset, selalu DYOR.
Panduan Fitur
Dashboard
Halaman utama: IHSG live, jumlah saham Undervalue & Danger Zone, Score rata-rata pasar, ranking Top Saham. Klik kartu UV atau Danger untuk melihat daftarnya langsung.
Filter & Screener
Tabel 958 emiten IDX. Filter PER, PBV, ROE, NPM, DER, sektor, ukuran, index. Sortir kolom dengan klik header. Export ke CSV untuk analisis di Excel.
Smart Pick
5 kategori AI: Area Demand, Throwback / Retest Breakout, Liquidity Sweep, Bull Divergence, dan Early Breakout. Masing-masing Top 10 dengan scoring berbeda.
Analytics
Score per Sektor (klik bar untuk analisis mendalam), Potensi ARA (Auto Rejection Atas — skor momentum+volume+foreign), Net Foreign Buy (akumulasi asing terbesar). Data ARA & Net Foreign diupdate oleh Developer melalui panel khusus.
Favorit / Watchlist
Simpan saham yang dipantau. Entry price tercatat otomatis. P&L dihitung real-time dari harga terkini vs harga saat difavoritkan.
Detail Saham (klik nama saham)
Modal 5 tab: Ringkasan (Score + Statistik), Teknikal (RSI/MACD/EMA + TradingView), Fundamental (semua rasio), vs Sektor (vs median sektor), Verdict (analisis + pros/cons).
Analisis AI di Ringkasan
Saat buka detail saham, AI otomatis menganalisis data IDX: fundamental, RSI/MACD/EMA, momentum multi-timeframe, dan memberi kesimpulan actionable.
BSJP Prime Insight & Bandarmology
Apa itu BSJP Prime Insight?
Fitur deteksi sinyal broker besar (smart money) berbasis data transaksi harian. Diinput Developer setiap hari. Ada 3 kategori: Akumulasi (broker beli besar), Distribusi (broker jual besar), Hold (broker beli di atas harga penutupan).
Cara Membaca Card Akumulasi
• Jumlah Beli / Jual — berapa kali broker bertransaksi
• Badge (Murni Beli, Tanpa Jual, Akumulasi) — tipe sinyal
• Asing Beli/Jual/Netral — arah investor asing
• Nilai Beli — total nilai akumulasi broker
• Avg Beli — harga rata-rata broker masuk
• vs Harga — >100% = broker beli di atas harga = sangat bullish
• Zona — Aman/Hati-hati/Risiko ARA
• Badge (Murni Beli, Tanpa Jual, Akumulasi) — tipe sinyal
• Asing Beli/Jual/Netral — arah investor asing
• Nilai Beli — total nilai akumulasi broker
• Avg Beli — harga rata-rata broker masuk
• vs Harga — >100% = broker beli di atas harga = sangat bullish
• Zona — Aman/Hati-hati/Risiko ARA
Cara Menentukan Saham Bagus di BSJP
Kriteria: Murni Beli (0 Jual), Transaksi ≥10x, Nilai Beli ≥10B, vs Harga ≥95%, Zona Aman atau Entry, Asing Netral/Beli. Klik card untuk analisis lengkap.
Tab Hold — Kapan Digunakan?
Tab Hold = saham yang Avg Beli broker di atas harga penutupan. Cocok setelah market tutup. Filter: FRQ ≥5x, Nilai Beli ≥5B, Harga >Rp80.
ARA Candidate — Cara Memilih di Bandarmology
Saham berpotensi ARA keesokan harinya: akumulasi besar dengan frekuensi tinggi, harga di zona Aman (+0% s/d +7%) atau Zona Entry, asing tidak jual (%FH ≥ 0%), vs Harga ≥ 97%, Supply ketat (Nilai Jual = 0). Pilih yang belum naik banyak tapi diakumulasi kuat.
Swing Big Cap — Cara Memilih
Big Cap (LQ45/IDX30) yang diakumulasi untuk swing: Nilai Beli >50B, harga saham >Rp500, Asing Beli atau Netral, vs Harga ≥90%, Cek tab Broker Flow untuk konfirmasi tren. Big Cap lebih aman karena likuiditas tinggi.
Cara Melacak Akumulasi di Broker Stalker
1. Buka menu Broker Stalker
2. Masukkan kode broker (AK, YU, RX, ZP, dll)
3. Lihat saham apa yang broker itu beli/jual
4. Broker konsisten beli saham yang sama 3-5 hari berturut = sinyal akumulasi terencana
5. Broker asing yang akumulasi = sinyal lebih kuat (biasanya institusional)
2. Masukkan kode broker (AK, YU, RX, ZP, dll)
3. Lihat saham apa yang broker itu beli/jual
4. Broker konsisten beli saham yang sama 3-5 hari berturut = sinyal akumulasi terencana
5. Broker asing yang akumulasi = sinyal lebih kuat (biasanya institusional)
Cara Menggunakan Fitur Lacak Broker
1. Buka detail saham (klik nama saham)
2. Pilih tab Broker Flow
3. Lihat grafik net buy/sell broker per hari
4. Broker konsisten net beli beberapa hari = akumulasi terencana
5. Jika broker yang sama muncul di BSJP Prime Insight hari ini = konfirmasi ganda yang kuat
2. Pilih tab Broker Flow
3. Lihat grafik net buy/sell broker per hari
4. Broker konsisten net beli beberapa hari = akumulasi terencana
5. Jika broker yang sama muncul di BSJP Prime Insight hari ini = konfirmasi ganda yang kuat
Indikator Teknikal
RSI (Relative Strength Index)
Definisi: Indikator momentum 0–100 mengukur kecepatan pergerakan harga.
RSI >70 = Overbought (potensi koreksi) · RSI <30 = Oversold (potensi rebound) · 40–60 = netral.
MACD
Definisi: Selisih EMA12 dan EMA26. Histogram positif = momentum naik, negatif = turun.
Bullish crossover = sinyal beli. Bearish crossover = sinyal jual.
EMA (Exponential Moving Average)
Definisi: Rata-rata bergerak dengan bobot lebih besar pada harga terbaru.
Harga di atas EMA20 & EMA50 = bullish. Di bawah keduanya = bearish. Golden cross = EMA20 potong EMA50 dari bawah.
Timeframe Analisis
Definisi: IHSG Screener menganalisis 5 timeframe: 1H (1 hari), 1W (1 minggu), 4W (4 minggu), 13W (3 bulan), 52W (1 tahun).
Sinyal kuat = bullish di 4/5 atau 5/5 timeframe. Mixed signal = hati-hati.
Disclaimer Penting
IHSG Screener adalah alat bantu riset, bukan penasihat investasi.
Data bersumber dari IDX.co.id. Akurasi bergantung pada data IDX yang diupload.
AI Score dihitung dari data historis — tidak menjamin performa masa depan.
Investasi saham mengandung risiko. Selalu DYOR sebelum keputusan investasi.
Developer tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi berdasarkan data ini.
Data bersumber dari IDX.co.id. Akurasi bergantung pada data IDX yang diupload.
AI Score dihitung dari data historis — tidak menjamin performa masa depan.
Investasi saham mengandung risiko. Selalu DYOR sebelum keputusan investasi.
Developer tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi berdasarkan data ini.
SENTIMENT MARKET
LIVE NEWS
—
DISCLAIMER
Analisis sentimen dihasilkan dari RSS berita publik + AI. Bukan rekomendasi investasi. Selalu DYOR. Sesuaikan risiko masing-masing.
OVERALL SENTIMENT SCORE
—
—
/100
Belum dianalisis
SEKTOR TERDAMPAK POSITIF
Potensi naik berdasarkan berita
0 sektor
Refresh untuk analisis...
SEKTOR TERDAMPAK NEGATIF
Waspadai risiko berdasarkan berita
0 sektor
Refresh untuk analisis...
MARKET NEWS
CNBC Indonesia · Google News Saham
—
Belum dimuat
OILPRICE — ENERGI & KOMODITAS
oilprice.com · dampak ke sektor energi IDX
—
Belum dimuat
CORRELATION ENGINE — KOMODITAS vs SAHAM IDX
Deteksi saham diskon saat komoditas acuan meroket · AI-generated
—
Klik Refresh untuk memuat analisis korelasi
INSIDER FLOW
PEMEGANG SAHAM
—
Akun Saya
PROFIL
Username
—
Email
—
Bergabung
—
LANGGANAN
Memuat...
GANTI PASSWORD
ENTRY PRICE SCANNER
BROKER TRAP
—